Hitam ...
awan gelap payungi bumi
luka ..
tlah dalam menganga di hati
kau geram, berteriak, menangis
saudara .. kemana kau kan pergi
merah ..
bersimbah basahi mata ini
putih ..
jernih nurani tak banyak lagi
sang kala tak ternyata ketawa
saudara .. tak rela kau pergi
hidupku .. hatiku .. cintaku
saudara .. selamanya .. selamanya
darahku .. jiwaku .. cintaku
saudara .. selamanya .. selamanya
(tetap satu tuk selamanya)
semoga tetap satu tuk selamanya
Saudara (Satu Untuk Selamanya) - Alv
Posted by
Sentral Music
at
06.09
Next
« Prev Post
« Prev Post
Previous
Next Post »
Next Post »